Kendari, SastraNews.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke-62, Pemerintah provinsi Sultra melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra menyiapkan layanan operasi katarak gratis bagi sejumlah masyarakat di Sultra. Sebanyak 50 kuota yang disiapkan pemerintah melalui program bakti sosial kesehatan menyambut hari jadinya Sultra ke 62 tahun tersebut. Program operasi katarak gratis ini akan digelar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24 hingga 27 April 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, mengatakan proses pendaftaran dilakukan melalui nomor kontak yang telah disebarluaskan ke seluruh kabupaten dan kota di wilayah Sultra. “Pendaftaran dilakukan melalui nomor yang tersedia. Setelah itu, admin akan menghubungi calon peserta untuk pengambilan data dan dimasukkan ke dalam daftar panitia,”katanya, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, pada tahap awal ini, pihaknya baru menyiapkan sebanyak 50 kuota untuk masyarakat yang mengidap penyakit anemia tersebut.Layanan kesehatan ini diprioritaskan bagi pendaftar tercepat, mengingat tingginya animo masyarakat mengikuti program tersebut. “Pendaftar bukan hanya dari Sultra, tetapi juga ada yang berasal dari Sulawesi Tengah hingga Papua,” katanya.
Sebelum menjalani tindakan operasi, seluruh peserta diwajibkan mengikuti skrining awal pada 23 April 2026 pukul 13.00 WITA di RSUD Bahteramas. Tahapan ini menjadi penentu kelayakan kondisi kesehatan pasien sebelum dilakukan operasi. Pelaksanaan operasi sendiri dijadwalkan dimulai setiap hari pukul 09.00 WITA selama empat hari berturut-turut.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup melengkapi dokumen berupa KTP dan Kartu Keluarga tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini melibatkan tim medis gabungan yang terdiri dari unsur Lanud, Smile Train, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), serta tenaga kesehatan dari RSUD Bahteramas. “Seluruh rangkaian kegiatan akan dilakukan secara maksimal, termasuk pengawasan pascaoperasi oleh tenaga medis guna memastikan kondisi pasien tetap terpantau,” jelasnya.
Melalui program ini, Dinkes Sultra berharap akses layanan kesehatan bagi penderita katarak semakin terbuka, sekaligus membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui tindakan medis yang aman dan gratis.(red/adv)















