Bombana, SastraNews.id — Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bombana, Sulfan Sultani Burhanuddin, mendorong percepatan digitalisasi produk pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai upaya memperluas akses pasar sekaligus menarik minat investor.
Hal itu disampaikan Sulfan dalam pertemuan bersama sejumlah awak media yang berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2025, sekitar pukul 19.30 Wita, di salah satu kafe di Rumbia, Bombana.
Dalam pertemuan tersebut, Sulfan menekankan bahwa digitalisasi merupakan instrumen penting untuk memperkenalkan potensi besar Bombana di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan kepada publik yang lebih luas.
“Bombana memiliki potensi besar di sektor ini. Digitalisasi menjadi kunci agar produk-produk lokal kita lebih dikenal, mudah diakses, dan bernilai jual tinggi,” ujar Sulfan.
Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dibahas adalah pengembangan aplikasi direktori produk pertanian yang dapat diakses secara terbuka melalui platform website, aplikasi Android, dan iOS. Aplikasi ini diharapkan memudahkan investor maupun mitra usaha dalam mengenal potensi daerah serta mencari kebutuhan produk secara langsung.
Menurut Sulfan, kehadiran platform digital tersebut akan menjadi jembatan antara petani, nelayan, pelaku UMKM, dan pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.
Selain itu, DPD NasDem Bombana juga berencana mengembangkan jaringan pemasaran digital untuk sejumlah komoditas unggulan daerah, seperti kopi Lakawa, kelapa, dan produk lainnya.
Langkah ini, kata Sulfan, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong konsep Agrominapolitan, yakni penguatan ekonomi daerah berbasis pertanian, perikanan, dan perkebunan yang terintegrasi dan berkelanjutan.(red)


















