“75 Unit Koperasi Merah Putih di Sultra Tuntas 100 Persen”
Kendari, SastraNews.id –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) ikut ambil bagian dalam menyukseskan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Pemprov Sultra sendiri telah menargetkan program nasional itu akan dibangun sebanyak 2.273 unit di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Hal itu disampaikan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (purn) Andi Sumangerukka usai menyaksikan secara virtual peresmian operasionalisasi KDKMP secara serentak yang dilakukan langsung oleh Presiden RI di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu ((16/5/2026).
“KDKMP ini merupakan program nasional yang harus kita sukseskan bersama, dan nantinya ini akan menjadi pusat kebangkitan ekonomi rakyat dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat desa maupun kelurahan. Sehingga Pemprov Sultra akan membangun sebanyak 2.273 unit yang tersebar di wilayah Sulawesi Tenggara,”ucapnya usai mengikuti peresmian oerasionalisasi KDKMP secara virtual yang bertempat di gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga, Kota Kendari, pada Sabtu (16/5/2026).
Gubernur Andi Sumangerukka mengatakan, pada momentum peresmian KDKMP ini, Sultra terbilang menjadi salah satu daerah tercepat dalam upaya menyukseskan program asta cita presdien tersebut. Pasalnya dari total secara nasional yang sudah diresmikan sebanyak 1.061 unit. Sementara Sultra sendiri saat ini pembangunannya sudah berjalan sebanyak 771 unit. “Dari jumlah itu, sebanyak 75 unit yang progresnya sudah 100 persen seperti bangunan koperasi merah putih di Kelurahan Baruga ini. Ini artinya bahwa Sultra adalah menjadi salah satu daerah yang tercepat dalam menunaikan amanah bapak Presiden RI tersebut,”imbuhnya.
Meski demikian, Gubernur tidak pungkiri jika dalam proses pembangunan koperasi di beberapa wilayah di Sultra itu sempat mengalami kendala keterbatasan aset dan lahan. Namun, persoalan tersebut dapat diatasi melalui dukungan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dengan menyiapkan aset yang dapat dimanfaatkan untuk operasional koperasi.
Selanjutnya, Gubernur Sultra menjelaskan, koperasi tersebut nantinya akan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat di desa dan kelurahan. Dalam waktu dekat, pemerintah pusat juga akan mulai menyalurkan pasokan sembako ke koperasi yang telah siap beroperasi. “Sekarang tinggal tahap pengisian. Nantinya kebutuhan sembako akan didistribusikan dari pusat melalui koperasi untuk membantu masyarakat,”jelas gubernur yang dikenal dermawan ini.
Ditambahkan, Pemprov Sultra bersama leading sector terkait berkomitmen untuk terus mengebut proses pembangunan koperasi pembangkit ekonomi rakyat itu. minimal dari 30 unit ribu yang ditargetkan pemerintah pusat di tahun 2026 ini, Pemprov bisa menuntaskan sebanyak ribuan unit dari total keseluruhan yang akan dibangun di wilayah Sultra. Pihaknya juga berharap dari jumlah unit yang sudah selesai secara fisik agar segera difungksikan dan dimanfaatkan masyarakat. “Kita targetkan yang sudah 100 persen ini, pada minggu di bulan Juli sudah tersisi semua dan beroperasi,”pintanya.
Sementara itu, kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, La Ode Muh. Shalihin mengakui bahwa pembangunan koperasi merah putih di wilayah Sultra terus menunjukan progres yang sangat signifikan. Bahkan dari 771 yang tengah berjalan, pihaknya menargetkan di bulan Agustus bisa rampung 100 persen sebanyak 768 unit. “Pembangunan KDKMP ini dilakukan melalui kolaborasi antara Kementerian Koperasi, Agrinas dan TNI. Adapun jumlah pembangunan terbanyak saat ini adalah yang masuk wilayah Kodim 1417 Kendari yang meliputi daerah Kendari,Konawe, Konawe Selatan, dan Konawe Kepulauan,”terangnya.
Untuk diketahui, kegiatan persemian operasionalisasi KDKMP yang dilakukan secara virtual di Terminal Baruga itu turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, unsur Forkopimda, Wali Kota Kendari, Plh. Sekda Sultra, serta kepala OPD lingkup Pemprov Sultra. Usai mengikuti kegiatan virtual, Gubernur Sulawesi Tenggara bersama pejabat terkait meninjau langsung gedung Koperasi Merah Putih di kawasan Terminal Baruga sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dan pengembangan koperasi di daerah. (red/adv)















