Konawe Selatan, SastraNews.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di salah satu hotel di Konsel, Rabu (6/5/2026). Kegiatan yang akan berlangsung tanggal 6-7 Mei 2026 itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Konsel, Annas Mas’ud. Turut hadir Ketua Bawaslu Konsel Siambu, Ketua PWI Konsel Herman, serta tim penguji senior dari PWI Pusat yakni Jufri Alkatiri, Aat Surya Safaat, dan Sarjono.
Sebanyak 18 peserta mengikuti UKW terdiri atas 12 peserta jenjang muda dan 6 peserta jenjang madya. Para peserta berasal dari berbagai media cetak maupun online yang berdomisili di wilayah Konawe Selatan, Bombana, Kendari dan Konawe.
Dikesempatan itu, Kadis Kominfo dan Persandian Konsel Annas Mas’ud menyampaikan apresiasi atas peran insan pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Ia berharap pelaksanaan UKW dapat memperkuat sinergi antara media dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, khususnya dalam menyampaikan program serta kebijakan pemerintah secara akurat dan berimbang. “Media merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Kami berharap insan pers dapat terus menyampaikan informasi berdasarkan fakta, menghindari hoaks, serta menjadi sarana edukasi bagi masyarakat,” harapnya.
Annas juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap produk jurnalistik yang dipublikasikan, agar kepercayaan publik terhadap media tetap terjaga. “Semoga dengan pelaksanaan UKW ini, insan pers bisa lebih profesional dalam menyajikan informasi,”pintanya.
Sementara itu, penguji senior PWI Pusat, Aat Surya Safaat, dalam arahannya menegaskan pentingnya profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama di tengah maraknya penyebaran informasi hoaks. ” UKW ini penting untuk meningkatkan kompetensi kita dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Juga sekaligus meningkatkan kredibilitas kita sebagai jurnalistik, apalagi saat ini marak wartawan abal-abal yang kadang meresahkan di tengah masyarakat,”imbuhnya.
Ketua PWI Konsel, Herman mengatakan pelaksanaan UKW merupakan bentuk komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme dan integritas wartawan di Bumi Anoa. “UKW menjadi instrumen penting untuk memastikan insan pers memiliki kompetensi sesuai standar Dewan Pers, sehingga mampu menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab,” katanya.
Ketua Panitia UKW, Perliyansa dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, PWI Provinsi Sulawesi Tenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut. “Terimaksih kepada pemerintah dan pihak terkait yang yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan UKW ini,”tambahnya. (red)















