Kendari, SastraNews.id – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran kembali meninjau lokasi terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa malam (12/5/2026).
Kunjungan Siska bersama unsur Forkopimda, seperti Kapolres Kendari, Dandim 1417/Kendari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah VII Sulawesi, menegaskan sinergitas lintas sektor dalam penanganan bencana banjir di Kendari.
Dalam peninjauan tersebut, Siska bersama Forkopimda memantau langsung kondisi warga terdampak, titik genangan air, hingga memastikan pompa air yang digunakan untuk mempercepat surutnya banjir berjalan optimal.
Wali Kota Kendari menegaskan pemerintah terus memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan maksimal, termasuk pemenuhan kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
“Warga sudah diarahkan ke lokasi evakuasi yang lebih aman, tetapi ada juga warga yang memilih tetap dekat rumahnya,” ujar Siska saat berdialog dengan warga di lokasi banjir.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Kendari kembali menyalurkan tambahan bantuan darurat berupa selimut, kelambu, perlengkapan anak-anak (kids kit), serta memastikan distribusi makanan bagi warga terdampak tetap berjalan.
Kunjungan Wali Kota bersama jajaran Forkopimda Kota Kendari tersebut menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah pascapenetapan status tanggap darurat bencana banjir di Kota Kendari.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Kendari menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di ruang rapat Wali Kota Kendari, Senin (11/5/2026).
Keputusan itu diambil menyusul banjir besar yang merendam sejumlah wilayah di Kota Kendari dalam tiga hari terakhir, ditambah prakiraan curah hujan yang masih berpotensi terjadi hingga sepanjang Mei 2026.
















