Kendari, SastraNews.id – Antusiasme warga Kota Kendari menyambut rencana kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendadak berubah menjadi tanda tanya setelah pihak Istana resmi membatalkan agenda kunjungan Presiden ke Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sebelum kabar pembatalan diumumkan, masyarakat sempat ramai membicarakan dugaan kedatangan kendaraan kepresidenan RI 1 di Kota Kendari.
“Mobil RI 1 sudah tiba di Kendari, kita mau sambut Bapak Presiden,” ujar salah seorang warga bersama rekan-rekannya di Baruga.
Namun, pemerintah daerah kemudian memastikan agenda Presiden di Sultra resmi dibatalkan.
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Sultra, Muhammad Fadlansyah mengatakan pemerintah daerah telah menerima surat resmi pembatalan melalui telegram rahasia Sesmilpres Nomor TR-101/SESMILPRES/PAM/V/2026.
“Sudah ada radiogram dari Setneg terkait pembatalan kunjungan Presiden ke Sultra, dan pusat kegiatan peresmian infrastruktur kini dialihkan ke Manado,” jelas Fadlansyah, Kamis (7/5/2026).
Terkait informasi mengenai kendaraan operasional di Kendari, pemerintah daerah menjelaskan kendaraan tersebut kemungkinan merupakan armada yang disiapkan untuk kegiatan internasional UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari.
Sementara itu, Presiden Prabowo tetap melanjutkan agenda kerjanya di Sulawesi Utara. Pada Sabtu (9/5/2026), Presiden terlihat mengunjungi Pulau Miangas dan berinteraksi dengan masyarakat usai meninjau fasilitas kesehatan serta menyampaikan rencana penyediaan akses internet gratis bagi warga wilayah perbatasan tersebut.
















