Kendari, SastraNews.id – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menghadiri pelantikan Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tenggara masa bakti 2024-2027 yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Selasa (26/11/2024).
Kegiatan pengambilan sumpah komisioner KPID tersebut turut dihadiri Wakil Ketua III DPRD Sultra, Forkopimda Tingkat I Sultra, Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, pimpinan kementerian/lembaga di Sultra, serta pejabat terkait lainnya.
Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto mengatakan, pelantikan tujuh anggota KPID Provinsi Sultra itu berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 100.3.3.1/404 Tahun 2024. Adapun mereka yang dilantik adalah, Fadli Sardi, S.H., M.H. (Ketua), Asnawati, S. Kep, Hidayatullah Halib, S.H., La Ode Kaharudin, La Ode Ramalan, S.P., M.Sc., Molesara, S.I.Kom., dan Zardoni, S.P.
Pj. Gubernur Sultra juga menekankan enam tugas utama KPID Sultra sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, yaitu, Menjamin akses masyarakat terhadap informasi yang akurat. Mendukung pengaturan infrastruktur penyiaran. Menciptakan persaingan sehat antar lembaga penyiaran. “Memelihara tatanan informasi yang adil dan merata, Menindaklanjuti aduan pelanggaran penyiaran dari masyarakat, dan Mengembangkan sumber daya manusia di bidang penyiaran,”tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap lembaga penyiaran yang terindikasi terlibat dalam judi online dan memastikan konten yang disiarkan mematuhi regulasi, khususnya dalam masa tenang Pilkada serentak 2024. Mengakhiri sambutannya, Pj. Gubernur Sultra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam menjaga kualitas penyiaran. “Usaha yang sungguh-sungguh tidak akan menghianati hasil. Ketika ada kemauan, di situ ada jalan,” tutupnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, Ketua KPID Sultra yang baru dilantik, Fadli Sardi, S.H., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penyiaran di Sultra dengan menjaga prinsip-prinsip kebangsaan, keberagaman, dan kebudayaan. “Kami siap bekerja dengan dukungan Pemprov Sultra dan seluruh pihak terkait untuk menciptakan ekosistem penyiaran yang inklusif dan berkualitas,” ujarnya. (rls/red)