Konawe, SastraNews.id – Ketua gerakan pemuda Al Washliyah (GPA) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muh Iksan saranani, melaksanakan safari Ramadhan di masjid Al ikhlas Desa Amesiu kecamatan Pondidaha kabupaten Konawe.
Dalam cermah singkatnya, pria yang juga ketua Korwil GPA Indonesia Timur ini menyampaikan ramadhan merupakan kesempatan penting bagi anak-anak bangsa untuk melakukan introspeksi diri. Yakni dengan melakukan perubahan dalam bidang pendidikan, ekonomi, karakter dan mental, sebagai bentuk kontribusi pada bangsa dan negara sekaligus mampu membuat bangga kedua orang tua dan keluarga, dalam hal kebaikan.
Dikesempatan itu, Iksan menyampaikan kondisi anak muda saat ini telah mengalami masa penjajahan, yaitu anak muda sengaja di jajah lewat narkotika, judi online dan pergaulan bebas yang menyimpang. “Sehingga pada bulan ramadan ini adalah momentum yang tepat untuk introspeksi diri. Disamping itu, peran orang tua dan pemerintah sangatlah penting untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap generasi muda bangsa kita,”tuturnya.
Iksan juga menyampaikan bahwa anak muda atau generasi muda merupakan aset bangsa yang tak bisa disepelekan. Karena anak muda merupakan modal suatu bangsa untuk menjadi negara dan bangsa yang besar. Sehingga peran anak muda sangatlah penting dan berpengaruh,’ucapnya..
Diakhir ceramahnya, Iksan berpesan kepada anak muda untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa dan negara, serta anak muda jangan mudah untuk putus harapan dan putus cita-cita “Kini saatnya anak muda menuju Indonesia emas, Ini juga merupakan wujud dari program pemerintah dalam melaksanakan Asta cita presiden Prabowo Subianto,”tutupnya. (red)
















